Caraka Delegation: Solusi Terstruktur untuk Manajemen Akses dan Keamanan Data
Caraka Delegation: Solusi Terstruktur untuk Manajemen Akses dan Keamanan Data

Caraka Mobile adalah subsistem autentikasi multi-faktor yang dikembangkan oleh OSPX untuk menyediakan perlindungan data yang aman dengan cara mengamankan aksesnya. Caraka pertama kali dikembangkan untuk melengkapi tingkat keamanan data pada 11DB/Postgres™. Aplikasi yang sudah tersedia di Play Store ini memiliki metode pendelegasian wewenang yang disebut sebagai Caraka Delegation.
Metode delegasi pada Caraka menjawab tantangan kebutuhan akan manajemen akses dalam infrastruktur IT yang kompleks dengan banyaknya sistem ataupun aplikasi dalam sebuah perusahaan. Tanpa sistem yang baik, pengelolaan hak akses bisa menjadi kacau dan rentan terhadap pelanggaran keamanan.
Caraka Delegation memungkinkan pengguna untuk "mendelegasikan" hak akses tertentu ke perangkat lain dengan tingkat akses yang sesuai. Beberapa perangkat dapat digunakan untuk satu ID registrasi yang sama dalam aplikasi Caraka. Manajemen hak akses dalam Caraka menggunakan tingkatan yang disebut sebagai "Ring". Setiap Ring memiliki tingkat hak akses yang berbeda dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan korporasi.
Proses delegasi Caraka melibatkan beberapa komponen penting, seperti perangkat pemberi delegasi, perangkat penerima delegasi, dan Equnix Auth, server yang menyimpan data tingkatan ring dan identitas setiap perangkat. Saat melakukan proses delegasi, perangkat yang didelegasikan akan mendapatkan tingkat "Ring" yang lebih rendah dari perangkat yang memberikan delegasi.
Terdapat empat tingkatan Ring: Ring 0 memiliki hak akses tertinggi dan terbatas pada manajemen delegasi Ring di bawahnya; Ring 1 setara dengan super admin yang mampu mengelola pengguna dan hak akses basis data; Ring 2 setara dengan admin yang dapat mengelola sumber daya komputasi; dan Ring 3 memiliki hak akses paling rendah, hanya mampu mengakses sumber daya komputasi secara terbatas tanpa kemampuan manajemen.

Contoh aplikasi praktis dari Caraka Delegation dapat dilihat dalam hierarki perusahaan. Misalnya, dalam perusahaan PT Kemandirian Indonesia, CTO memiliki hak akses Ring 1 dan bertanggung jawab mengelola delegasi hak akses ke tingkat di bawahnya. CTO dapat memberikan otorisasi kepada Manajer IT untuk mendapat hak akses Ring 2. Sebagai pemegang hak akses Ring 2, Manajer dapat mengelola sumber daya komputasi dan memberikan hak akses kepada staf IT yang berada di Ring 3, yang hanya memiliki hak akses untuk membaca dan mengakses sumber daya komputasi terbatas.
Sistem delegasi hak akses berbasis "Ring" ini memberikan kontrol yang fleksibel terhadap pengguna. Melalui contoh penggunaan dalam hierarki perusahaan, Caraka Delegation membuktikan kemampuannya dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional melalui delegasi yang aman dan terstruktur. Dengan Caraka Delegation, perusahaan dapat mengelola hak akses secara efektif, menjaga keamanan informasi, dan memastikan bahwa setiap individu memiliki otorisasi yang sesuai dengan perannya.