OSPX Luncurkan CARAKA|platform, Sistem Operasi Karya Indonesia untuk Infrastruktur Mission-Critical

OSPX (Open Source Professional Xpert), entitas induk yang memegang kekayaan intelektual grup Equnix, resmi meluncurkan CARAKA|platform: sistem operasi turunan Linux yang dibangun, di-hardening, dan di-compile secara khusus untuk menjalankan sistem produksi bermisi kritis, berkinerja tinggi, dan memiliki tingkat keamanan maksimal. CARAKA|platform menjadi fondasi bagi seluruh sistem yang dikembangkan dan di-maintain oleh Equnix, termasuk EqunixApplianceTM, serta menjadi dasar bagi layanan cloud yang akan datang.
Distro Linux di pasaran umumnya bersifat general-purpose, aman untuk berbagai kebutuhan, namun menuntut proses hardening, konfigurasi keamanan, dan pemeliharaan manual yang panjang sebelum layak digunakan pada sistem produksi berisiko tinggi. CARAKA|platform dirancang untuk menutup celah itu, yakni datang dengan keamanan, autentikasi, dan manajemen kunci yang sudah terpasang sejak instalasi pertama sehingga tim IT tidak perlu membangun sendiri lapisan-lapisan keamanan tersebut dari nol.
Berbeda dari kebanyakan distro komersial yang mewarisi tumpukan dependensi dari banyak pihak ketiga, kernel CARAKA|platform diambil langsung dari kernel.org, sumber resmi kernel Linux, lalu di-hardening oleh tim OSPX. Pendekatan ini menjaga rantai pasok perangkat lunak tetap ramping dan dapat diaudit, sesuatu yang makin penting di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap risiko keamanan rantai pasok perangkat lunak (software supply chain security).
Tiga Pilar CARAKA|Platform
1. Keamanan berlapis sejak awal
Sistem di-hardening secara end-to-end dan dilengkapi autentikasi dua faktor bawaan bernama Caraka SyncOTP, dibangun di atas Caraka Mobile yang telah digunakan tim internal Equnix untuk mengamankan akses produksi sejak tahun lalu. Manajemen kunci privat ditangani oleh Ksema, sistem KMS (Key Management System) yang diperkuat dengan Hardware Security Module (HSM), dan dikonfigurasi langsung melalui tools sysadm bawaan OS. Folder terenkripsi yang dikunci Ksema hanya dapat dibuka dengan kunci privat yang tersimpan di HSM, dan kunci tersebut di-backup berkala, baik secara online maupun offline.
2. Operabilitas yang membebaskan tim IT (Operability & Maintainability).
Instalasi mudah, siklus pembaruan yang terkontrol, backup dan restore data maupun konfigurasi secara native, serta dukungan High Availability (HA) untuk menjaga sistem tetap tersedia, bahkan saat beban kerja meningkat.
3. Skalabilitas siap pakai (Scale-Ready Out of the Box).
Load balancer, web application firewall (WAF), reverse proxy, dan firewall terintegrasi sejak awal yang siap menangani trafik API skala besar tanpa perlu menambahkan komponen infrastruktur terpisah.
"
CARAKA|platformsudah kami rancang sejak lama — sejak ide awal menghadirkan PostgreSQL untuk kebutuhan bisnis Indonesia. Semakin ke sini, semakin jelas alasan kenapa sistem operasi ini harus ada: sistem operasi sebagai landasan utama keamanan dan kestabilan sistem, dan hanya dengan memiliki sepenuhnya di bawah kendali kita sendiri, kedaulatan komputasi benar-benar bisa dicapai — sejalan dengan agenda kedaulatan teknologi yang tengah didorong pemerintah," ujar Julyanto Sutandang, CEO OSPX.
CARAKA|platform dapat diunduh dan diuji coba secara gratis untuk kebutuhan edukasi, eksplorasi, maupun pengujian di luar lingkungan produksi. Equnix tidak menjual lisensi platform ini secara terpisah, pendapatan baru muncul saat perusahaan memilih dukungan resmi berbayar dari Equnix atau mitra resminya untuk menjalankan CARAKA|platform di lingkungan produksi sehingga risiko operasional dikelola oleh pihak yang bertanggung jawab penuh.
Peluncuran CARAKA|platform menyusul Caraka Mobile, yang lebih dulu mengamankan akses produksi ke sistem bermisi kritis di Equnix dan berbagai klien lainnya di Indonesia. Equnix akan mengumumkan kelanjutan rangkaian teknologi Caraka ini dalam waktu dekat.
Informasi teknis, dokumentasi, dan tautan unduhan uji coba CARAKA|platform tersedia di https://equnix.asia/solutions/caraka-platform/