Menghidupkan Ekosistem Open Source, IDPUG Gelar Community Meet Up

4 min read

{alt}

Perjalanan tiga dekade PostgreSQL sebagai proyek Open Source global menandai kedewasaan salah satu sistem manajemen basis data paling andal di dunia. Merayakan milestone ini, Indonesia PostgreSQL User Group (IDPUG) yang didukung oleh Equnix menggelar community meet up pada Jumat, 21 Agustus 2026 di Etera, Tebet, Jakarta Selatan.

Mengusung tema "Celebrating 30 Years of PostgreSQL: Journey, Innovation, and Synergy", acara ini dihadiri oleh 27 peserta dari kalangan praktisi industri hingga akademisi. Keberagaman latar belakang peserta ini menunjukkan bahwa minat terhadap Open Source di Indonesia tidak terbatas pada satu kalangan saja.

Sesi knowledge sharing dibuka oleh I Made Wiryana (Bapak Linux Indonesia) yang membawakan topik “Strive for Our Independence through Product Excellence”. Beliau menekankan pentingnya ruang belajar teknis bagi perkembangan talenta lokal, seperti adanya perkumpulan komunitas seperti ini.

Sharing seperti ini seperti barang langka, yang banyak itu seminar industri. Kalau bicara soal Postgres, ada peluang untuk teman-teman belajar dari dalam bagaimana cara kerja suatu database engine yang cukup modern dan memenuhi kebutuhan,” ujar I Made Wiryana.

Pandangan serupa disampaikan oleh Julyanto Sutandang (Bapak Linux Indonesia) yang melihat meet up sebagai kesempatan bagi para pengguna PostgreSQL untuk mengenal lebih jauh komunitas di balik teknologi yang mereka gunakan sehari-hari.

“Jadi untuk teman-teman yang dalam pekerjaannya menggunakan Postgres, saya kira menarik mengetahui lebih dalam bukan hanya internalnya Postgres, tapi juga tentang orang-orangnya,” ujarnya.

Selain merayakan perjalanan 30 tahun PostgreSQL, pertemuan ini turut membahas optimasi performa di skala production. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan gelaran regional PGConf.Asia 2026 yang akan berlangsung di Hong Kong pada November mendatang.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi komunitas untuk belajar, bertukar pengalaman, dan memperkuat koneksi antarpenggiat Postgres. Dengan makin banyaknya ruang diskusi dan kolaborasi seperti ini, ekosistem Open Source di Indonesia diharapkan dapat terus tumbuh makin kuat serta menghadirkan berbagai manfaat.